Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

7 Tips Supaya Transaksi Digital Senantiasa Aman

Pemanfaatan internet yang tinggi beresiko pada penambahan kegiatan transaksi digital pada masyarakat. Menurut Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, transaksi uang electronic sampai kwartal ketiga tahun 2021 sampai sebesar Rp 209,81 triliun.

Diprediksikan juga jumlah itu dapat bertambah jadi Rp 248 triliun untuk keseluruhnya ditahun 2021.

Perkembangan technologi dalam spesifikasi transaksi digital makin diperlukan oleh banyaknya warga. Bila awal kalinya kepentingan bisnis cuman memercayakan mesin EDC (Elektronik Data Capture) dan ATM transfer, saat ini sudahlah banyak sejumlah spesifikasi baru seperti scan QRIS, QR Kode, mobile transfer, dan sebagainya.


Warga lantas perlu selalu hati-hati akan bahaya transaksi digital. Presiden Direktur PT ITSEC Asia, Andri Hutama Putra memperingatkan, tiap-tiap perkembangan technologi akan selalu diikuti dengan teror cyber.

Dia lantas memperingatkan, kesadaran pengguna kepada teror digital harus semakin dipertingkat. "Kita tidak mengerti kapan bisa jadi tujuan serangan cyber, lebih bagus bila kita dapat menyiapkan diri kalau-kalau hadapi serangan dari pihak luar, untuk mengontrol keamanan keuangan," ucapnya.


Di bawah ialah teknik yang dapat dijalankan buat mengontrol keamanan berbisnis digital:

1. Menjaga Kerahasiaan Data

Beberapa data rahasia yang jangan dibagikan kepada pihak lain adalah pin/sandi, code OTP, authentication kode, dan yang lain adalah pintu masuk ke data rahasia yang kita punyai.

Gak boleh menulis sandi atau code rahasia lainnya pada muka umum. Yakini tak ada orang yang lain memperhatikan di waktu kita kerjakan perihal itu.


2. Pakai alamat e-mail privat

Dapat lebih bagus dan aman bila kita miliki e-mail yang difokuskan buat kebutuhan-keperluan tersendiri.


Sebagai contoh bila buat kepentingan bisnis e-commerce, sebaiknya e-mail yang dipakai berlainan dengan e-mail data personal bank dan kantor, maka lebih gampang menandai bila ada e-mail yang merisaukan.

Gak boleh asal-asalan buka link yang merisaukan dan membuat anda curiga dalam pesan e-mail, ini guna mengelak serangan phising yang meretas data seperti data login.


3. Aktifkan Opsi Otentikasi 2 Arah

Aktifkan pilihan Otentikasi 2 Arah untuk memberikan perlindungan double kepada transaksi digital anda.


Otentikasi 2 Arah bisa memberikan lapisan tambahan perlindungan kepada transaksi digital, lewat pengiriman code klarifikasi atau code OTP (one time password) ke nomor telpon saat sebelum transaksi bisnis berlangsung.

Tidak hanya itu aktifkan juga notif transaksi, dan lekas telpon pihak bank bila ada transaksi mencurigakan yang tak diketahui.


4. Gak boleh Gampang Jawab Panggilan dan Berikan Data Penting

Menanggapi nomor yang tak diketahui dapat saja merupakan awalan kali kita terserang serangan cyber. Banyak warga masih gampang tertipu dapat penawaran hadiah maupun modus-modus yang lain yang diterima baik dari SMS, e-mail, maupun perbincangan langsung lewat telpon.


Karenanya, warga diharap agar lebih kritis dalam memandang apa info yang diterima itu sumbernya dari instansi/pihak yang benar sah atau mungkin tidak. Gak boleh begitu saja gampang menjawab atau berikan data penting kita kepada pihak yang tak diketahui atau tidak dari instansi yang resmi.


5. Pahami Identitas Dengan Siapa Kita Bertransaksi

Saat sebelum beli atau mentransfer suatu hal, upayakan supaya kita telah merasa percaya. Mirip contoh, penipuan yang menggunakan akun korban yang diretas.


Terdapat beberapa kasus ketika sang penipu minta transfer terhadap famili/rekan baiknya. Bila kita merasakan hal itu, check lagi ke beberapa orang disekitar kita benarkah rekan/kawan kita yang minta transfer atau seseorang penipu.

Demikian juga halnya dengan transaksi di e-commerce, upayakan beli dari e-commerce yang paling dipercaya namun juga periksa ulasan terlebih dulu sesaat sebelum beli barang.


6. Ganti PIN dan Sandi Secara Berkala

Buat menghindar kode akses kita gampang dikenali oleh seseorang, upayakan kita menukar kode akses kita dalam jangka periode khusus.

Ini dijalankan guna menghindari supaya pihak lain dapat membuka data yang kita punyai. Buat password yang terdiri dalam kombinasi huruf capital, angka, dan lambang supaya kode akses kita tak gampang diterka.


7. Pakai Limit Kartu Credit Rendah buat Transaksi

Kartu credit sebagai satu diantara pelayanan perbankan yang riskan buat disalahpergunakan oleh beberapa pihak yang tak bertanggungjawab.

Buat meminimalisasi dampak yang kemungkinan berlangsung, pakai kartu credit dengan limit rendah supaya bila peluang terjeleknya kita terserang serangan cyber, rugi yang kita miliki tidak besar.


Post a Comment for "7 Tips Supaya Transaksi Digital Senantiasa Aman"