Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Gambar Selfie dengan E-KTP dijual di OpenSea, Harganya Hingga 11 Juta Rupiah

Nasib tajir pria bernama Ghozali Everyday Kedengarannya pengin diikuti oleh orang yang tidak bertanggung-jawab. Permasalahannya ialah ditemui di OpenSea - marketplace NFT - beberapa foto selfie KTP. Mujurnya, beberapa foto itu tidak dapat ditemui kembali di pasar NFT. Kali saja, faksi marketplace atau pemilik account selekasnya hapus account itu waktu ramai di khalayak.

Disampaikan dari Liputan6.com, account yang tidak bertanggung-jawab itu tawarkan sekitar 38 photo KTP. Sejumlah salah satunya, mengikutkan photo selfie bersama KTP. Account yang memiliki nama Indonesian Identity Card (KTP) Collection itu menjualnya di harga 0,234 Ethereum atau kalau dirupiahnya jadi Rp 11 juta-an.


Hukuman Berat Menunggu

Terpisah, Direktur Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrulloh berkata, jual photo document kependudukan serta kerjakan photo selfie dengan document KTP-el di sebelahnya untuk verikasi itu sangatlah riskan tersedianya perlakuan fraud oleh ‘pemulung data' atau sejumlah pihak tak bertanggung-jawab.

"Oleh karenanya, pendidikan pada semua warga oleh kita semuanya tidak untuk ringan tampilkan data diri serta personal di tempat online apa saja paling penting dikerjakan," kata Zudan.


Ancaman yang dikasih ke sejumlah pihak yang tidak bertanggung-jawab dengan menyalurkan document kependudukan termasuk diri kita sendiri bisa diancam denda kurungan.

"Ada sanksi pidana penjara paling lama sepuluh tahun serta denda terbanyak Rp 1 miliar," katanya.


Masyarakat Tak Umbar

Di lain bidang, Ahli Tehnologi Data dari Institut Tehnologi Bandung (ITB) Budi Rahardjo menuturkan serta berdalih, NIK sudah tidak lagi jadi sebuah hal yang rahasia, dikarenakan semua administrasi harus menuliskan nomor itu. Biarpun secara tegas dia masih tetap menghimbau biar warga tak membuat nomor identitas kependudukan.

"Design NIK udah salah kaprah, harus di-redesain saja," kata Budi.

Biar data terus terlindungi, Budi memperjelas, memerlukan lapisan-lapisan tes buat pemakai saat memakai aplikasi itu. Semisalnya, konfirmasi muka, sidik jari, warna rambut, atau hal yang lain jadi kunci kerahasiaan pemakai aplikasi.

"Banyak aplikasi yang merasa data NIK itu menjadi rahasia, semestinya tidak, pakai info yang lain menjadi kunci tes kerahasiaan itu," sebutnya. [faz]


Post a Comment for "Gambar Selfie dengan E-KTP dijual di OpenSea, Harganya Hingga 11 Juta Rupiah"